
Ketika film habis atau kartu memori penuh, mereka tak mau beranjak. Kasihan…
Lebih kasihan lagi reporternya. Tak peduli taping selesai, dan on air sudah tamat, dia tetap melaporkan pandangan mata.
Demi gambar bunga, mereka sampai berebut.
© photo: unknown
2 tanggapan so far ↓
Diancuk // 5 Maret 2007 pada 18:38:54 |
sampeyan yang mana ndoro juragan?
wanggihoed // 1 Mei 2008 pada 16:23:36 |
pada motret opo toh mas…..
kalo bagian payudara …
ya…ora popo????
aq juga seneng..
hihihihihihihihihihihi