
Girang hati bisa membuat orang lupa diri. Apa saja yang bisa dilempar akan dibiarkan keluar dan terlontar, bahkan untuk diperebutkan. Misalnya bunga dari tangan pengantin. Pot bunga? Boleh menyusul. Tak usah melihat aslinya.
© photo: unknown

Girang hati bisa membuat orang lupa diri. Apa saja yang bisa dilempar akan dibiarkan keluar dan terlontar, bahkan untuk diperebutkan. Misalnya bunga dari tangan pengantin. Pot bunga? Boleh menyusul. Tak usah melihat aslinya.
© photo: unknown
Kategori: Dewasa · Fashion · Pria + Wanita

Manusia memang kurang ajar. Atas nama kasih sayang terhadap satwa, dan mengukur batas kemampuannya, maka sapi pun diuji kemampuan bacanya. Mereka tak menghiraukan penolakan si sapi, dengan alasan, “Lha bunyinya kan moooooooo… Dalam bahasa kami itu artinya ‘it’s okay!’ kan? Anda aja yang kelewat garing!”
© photo: unknown
Kategori: Pendidikan

Biarlah pengurus beberapa cabang olahraga yang menjawab mengapa selama ini mereka seksis: memisahkan wanita dan pria. Bukan hanya di atletik melainkan juga di voli, basket dan sepakbola.
Adapun untuk tinju misalnya, mestinya hanya ada kelas berdasarkan berat badan, bukan kelamin, dengan atribut yang sama untuk tinju pro dan amatir.
Baiklah, siapa yang lebih kuat (atau lebih lemah) biarlah jadi debat tak mutu. Yang lebih penting adalah menjawab siapa yang lebih egoistik dalam kasus angkut dan tenggak minuman ini.
Tapi, ah, pertanyaan ini pun mengada-ada. Kedua hal yang terjadi di tempat dan waktu yang sama itu tak berhubungan. Yang menggotong silakan capek, yang minum silakan menikmati. Gitu aja kok repot.
© photo: unknown
Kategori: Keluarga · Pendidikan · Pria + Wanita