Statistik sering diibaratkan bikini: selengkap apapun yang ditampilkan, tetap ada bagian penting yang tersembunyi. Maka berhentilah berharap ada bikini tembus pandang.
NB: Perihal statistik, ada ahlinya.
© image: unknown
Statistik sering diibaratkan bikini: selengkap apapun yang ditampilkan, tetap ada bagian penting yang tersembunyi. Maka berhentilah berharap ada bikini tembus pandang.
NB: Perihal statistik, ada ahlinya.
© image: unknown
Kategori: Dewasa · Fashion · Pria + Wanita · Seni · Teknologi
11 tanggapan so far ↓
andrias ekoyuono // 22 Februari 2007 pada 16:37:04 |
waduh, udah kebayang ama isinya, ternyata….
zoo // 22 Februari 2007 pada 16:53:02 |
Iya, berhentilah berharap dan mulailah menjadi pembuatnya….
jangan cuma mengharap orang lain yang buat, hihihihiii… ;p
jhonrido // 22 Februari 2007 pada 19:28:10 |
tapi tidak salah berharap terhadap sesuatu yang kita kerjakan, supaya berhasil khan??
qzoners // 24 Februari 2007 pada 12:52:22 |
kardjo // 25 Februari 2007 pada 02:50:30 |
gambar tersebut mengingatkan saya ada korban mutilasi. Pedhot kabeh…
anakperi // 27 Februari 2007 pada 08:41:36 |
itu lovina-1 bukan, ya….?
dave_sahara // 27 Februari 2007 pada 16:30:55 |
hwwa…ha…bisa aj bikin “anunya” transparan..semoga menular ke bangsa indo yang transparan ya..maju terus dab…
devie // 27 Februari 2007 pada 20:51:43 |
kok nembuse ngunu ya? klklklklklklklkl
Chubbyribhi // 28 Februari 2007 pada 15:53:49 |
wah nyampe ada kapalnya segala, hasil USGne anake kapal
Presiden RI // 1 Maret 2007 pada 10:46:25 |
Ya. saya juga berharap seluruh pemerintahan yang saya pegang, semuanya serba transparan.
terima kasih masih berpikir tentang bangsa indonesia (bukan bangsa indo : )
rasyid // 9 Maret 2007 pada 21:10:08 |
sialan